Wednesday, June 13, 2012

cara menyertakan file di PHP

Guys :) setelah saya explore lebih dalam lagi dengan bahasa pemograman php. Ternyata saya dapat mengetahui bahwa php merupakan bahasa pemograman web yang sangat interaktif. dapat kita buat sesuai kebutuhan kita.
Pada tulisan ini saya akan membahas tentang bagaimana menyertakan file kedalam php. Dalam PHP, Anda dapat memasukkan isi satu file PHP ke file lain PHP sebelum server mengeksekusinya.
Termasuk dan membutuhkan pernyataan yang digunakan untuk memasukkan kode yang berguna ditulis dalam file lain, dalam aliran eksekusi.
Sertakan dan memerlukan identik, kecuali atas kegagalan:
  • membutuhkan akan menghasilkan kesalahan fatal (E_COMPILE_ERROR) dan menghentikan script
  • mencakup hanya akan menghasilkan peringatan (E_WARNING) dan script akan terus
Jadi, jika Anda ingin eksekusi untuk pergi dan menunjukkan pengguna output, bahkan jika include file yang hilang, pergunakan termasuk. Jika tidak, dalam kasus Framework, CMS atau kompleks PHP coding aplikasi, selalu gunakan perlu menyertakan file kunci untuk aliran eksekusi. Ini akan membantu menghindari mengorbankan keamanan aplikasi Anda dan integritas, hanya dalam kasus satu file kunci sengaja hilang.
File termasuk menghemat banyak pekerjaan. Ini berarti bahwa Anda dapat membuat header standar, footer, atau menu file untuk semua halaman web Anda. Kemudian, ketika header perlu diperbarui, Anda hanya dapat memperbarui include file header.
Sintaksis
1include 'filename';
2 
3or
4 
5require 'filename';
PHP termasuk dan membutuhkan Pernyataan
Dasar Contoh
Asumsikan bahwa Anda memiliki file header standar, disebut “header.php”. Untuk menyertakan file header di halaman, menggunakan include / membutuhkan:
1<html>
2<body>
3 
4<?php include 'header.php'; ?>
5<h1>Welcome to my home page!</h1>
6<p>Some text.</p>
7 
8</body>
9</html>
Contoh 2
Anggaplah kita memiliki sebuah file menu standar yang harus digunakan pada semua halaman.
“Menu.php”:
1<a href="/default.php">Home</a>
2<a href="/tutorials.php">Tutorials</a>
3<a href="/references.php">References</a>
4<a href="/examples.php">Examples</a>
5<a href="/about.php">About Us</a>
6<a href="/contact.php">Contact Us</a>
Semua halaman di situs Web harus menyertakan file menu. Berikut adalah bagaimana hal itu bisa dilakukan:
01<html>
02<body>
03 
04<div class="leftmenu">
05<?php include 'menu.php'; ?>
06</div>
07 
08<h1>Welcome to my home page.</h1>
09<p>Some text.</p>
10 
11</body>
12</html>
Contoh 3
Anggaplah kita memiliki sebuah file termasuk dengan beberapa variabel yang didefinisikan (“vars.php”):
1<?php
2$color='red';
3$car='BMW';
4?>
Kemudian variabel dapat digunakan dalam file panggilan:
01<html>
02<body>
03 
04<h1>Welcome to my home page.</h1>
05<?php include 'vars.php';
06echo "I have a $color $car"; // I have e red BMW
07?>
08 
09</body>
10</html>
source: http://www.w3schools.com/php/php_includes.asp

web security

Web security
Web Security adalah tata cara mengamankan aplikasi web yg dikelola, biasanya yg bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tsb.


Berbicara mengenai masalah yang berkaitan dengan keamanan di dalam era digital tidak lepas dari 3 prinsip utama yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availability atau lebih dikenal dengan nama CIA. Sama halnya ketika bergelut dengan keamanan (security) sebuah website, princip CIA sudah selayaknya dijadikan pedoman yang harus dipahami apabila ingin website kita lebih aman dan sulit untuk diserang.



CONFIDENTIALITY
Confidentiality memiliki makna bahwa data-data ataupun informasi-informasi yang berada di dalam sebuah website hanya dapat di baca atau di akses oleh orang-orang yang memang memiliki kewenangan untuk mengaksesnya. Dalam era konsep Web 2.0 yang sedang berkembang beberapa tahun belakangan ini, sangat memungkinkan sebuah website untuk dapat memiliki lebih dari satu administrator. Contohnya adalah WordPress engine.


Idealisme Web 2.0 yang dapat mengajak siapa pun menjadi kontributor artikel-artikel di dalam sebuah website, membuat siapa pun dapat mengakses halaman administrator untuk memberikan kontribusinya baik dalam bentuk artikel maupun manajemen. Hal ini sangat berbahaya mengingat pada halaman administrator kita dapat mengedit file-file yang menjadi theme dari website yang bersangkutan. Dalam kasus WordPress, untuk mengantisipasi tangan-tangan jahil orang yang tak dikenal, developer WordPress sendiri telah mengantisipasi hal ini dengan cara membuat role-role dari setiap user yang dimiliki. Sebagai contoh, Role selain administrator tidak dapat mengubah theme dan/atau plugin website yang bersangkutan. Sehingga tidak mungkin pengubahan theme dilakukan oleh user selain administrator. Lebih lengkap mengenai fitur-fitur yang dapat diakses oleh role-role user dapat dilihat di artikel: Perbedaan Role pada WordPress.


Dengan pembagian Role seperti ini data ataupun informasi seperti list user-user hanya akan dapat dilihat oleh sang administrator sedangkan profile user dapat di akses oleh masing-masing user. Dengan demikian tingkat keamanan dapat dikatakan semakin tinggi


INTEGRITY
Integrity memiliki pengertian data-data yang berada didalam server atau website hanya dapat diubah ataupun di delete oleh orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan hal itu. Sebagai contoh proses transfer dari server ke client atau sebaliknya (dapat berupa upload maupun download), ternyata mengubah file yang sedang di transfer tersebut, hal ini mengindikasikan bahwa sebuah aplikasi website yang sedang digunakan tidak aman (insecure). Sama halnya jika ada serangan sebuah virus yang dapat mengubah sebuah file, entah itu mengubah nama ataupun isinya.


Terkadang user dengan Role yang lebih rendah dari administrator dapat (dengan cara tertentu, termasuk didalamnya karena ketidaksengajaan) melakukan hal ini sekalipun ia tidak dapat mengakses data yang sedang diubah ataupun dihancurkan itu. Tindakan ini terkadang adalah tindakan yang memang tidak di sengaja oleh user tersebut, namun tetap terjadi diakibatkan karena adanya error dalam applikasi web yang sedang digunakan.


Untuk membuat website menjadi lebih aman, hal ini tentunya harus dihindari. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan salah satu proses yang wajib ada dalam sebuah proses software engineering yaitu proses testing. Proses testing ini dibagi menjadi dua yaitu:
- Black box testing
- White box testing
Secara sederhana black box testing adalah mengetes aplikasi yang diperuntukkan oleh user yang memang mengakses website tersebut (act like enduser -bertindaklah sebagai seorang user/pemakai). Sedangkan untuk whitebox testing mengkhususkan diri kepada testing fungsi-fungsi yang telah ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu (PHP, Perl, ASP, Javascript, dan lain sebagainya). Testing-testing ini dibagi menjadi tiga test berdasarkan input aplikasi atau fungsinya, yaitu test dengan menggunakan input value:

Yang memang dikehendaki
Pas diperbatasan
Di luar batasan
Apabile memang terdeteksi error dari testing ini sebaiknya segera diperbaiki sebelum error ini ditemukan oleh hacker yang kemudian digunakannya untuk mengeksploit website kita.


AVAILABILITY
Jika confidentiality bermakna hanya user yang memiliki kewenangan yang dapat melihat data tertentu yang tersimpan didalam sebuah server atau website, availability memiliki makna bahwa website harus dapat diakses jika user ingin meggunakannya. Memang terkesan membingungkan dan tidak berbeda dengan prinsip pertama, namun kedua prinsip ini sangat jauh berbeda dikarenakan dilihat dari dua sudut pandang yang memang berbeda.


Availability hanya menekankan kepada dapat diaksesnya sebuah website. Mengenai siapa yang dapat mengaksesnya itu telah dicover oleh prinsip confidentiality.


Jika sebuah website dapat diakses tanpa adanya error, itu berarti website tersebut telah memenuhi prinsip availability ini. Hal ini memiliki makna bahwa sebuah website haruslah dapat diakses apabila memang dibutuhkan, dengan kata lain versi yang lebih mudahnya adalah, website harus available 24 jam 7 minggu (24/7). Website yang terkena serangan seperti DoS (Denial of Service) yang berarti menolak untuk memberikan service kembali dikarenakan traffic yang sangat padat sehingga membuat server menjadi down, memberikan bukti bahwa keamanan website tersebut telah jebol.


Sebuah website yang aman haruslah dapat mengantisipasi adanya serangan-serangan yang membuat website tidak beroperasi dikarena server yang digunakan telah down. Selain DoS ada juga Buffer Overflow yang membuat applikasi web tidak dapat bekerja, atau bahkan masalah kelebihan pemakaian bandwidth yang cenderung dilupakan karena lupa untuk mengkalkulasi target user dari hadirnya sebuah wesbite. Selain itu masalah kualitas perangkat-perangkat keras yang digunakan termasuk perangkat-perangkat lunak seperti Operating System ataupun driver-driver agar perangkat keras tersebut dapat berfungsi sebagaimana mestinya, juga harus mendapatkan prioritas yang tinggi. Kegagalan sebuah perangkat lunak ataupun keras dapat membuat website tidak dapat diakses atau dipergunakan sesuai dengan yang diharapkan.


Dengan hadirnya engine seperti WordPress, Joomla, Drupal, atau lainnya tampaknya seringkali masalah security ini terabaikan. Yang perlu diingat adalah fremework-framework ini memang dapat memecahkan masalah confidentiality dan sedikit integrity. Namun prinsip availability sebagian besar ditangani oleh server di mana website ini disimpan. Oleh karena itu, jika ingin website kita aman (secure), pertimbangan akan pemakaian hostingan juga perlu dilakukan dengan baik sebelum memilih hostingan yang memang cocok untuk mengantarkan website kita ke dunia maya.

HTML



DAFTAR TUTORIAL HTML
1.      Belajar HTML, dalam tutorial HTML ini kamu akan mempelajari alasan mempelajari HTML, apa hubungannya dengan PHP, MySQL dan berbagai hal menarik lain yang terkait proses belajar HTML kamu.
2.      Elemen HTML, membahas tentang bagian-bagian apa yang ada dalam sebuah dokumen HTML. Anda juga akan mendapatkan tutorial HTML tentang pengenalan tag HTML.
3.      Tag HTML, tutorial HTML ini membahas detil beberapa tag HTML dasar yang sering digunakan seperti judul, paragraf, cara membuat baris baru, dll.
4.      Atribut HTML, yang akan menjelaskan penggunaan tag HTML yang lebih komplek. Dalam tutorial HTML ini kamu akan mempelajari cara menambahkan atribut dalam tag HTML kamu. Contohnya, kita bisa membuat judul yang berada di tengah dengan menambahkan atribut align=center.
5.      Entitas Karakter HTML, tutorial HTML ini agak sulit saya jelaskan secara singkat, tetapi contohnya adalah bagaimana menuliskan beberapa spasi secara berurutan. Ya, kita tidak bisa begitu saja menuliskan spasi berurutan secara langsung dengan HTML, ada triknya he he he…
6.      Link HTML, menurut saya, tutorial HTML ini adalah bagian yang paling penting saat kamu belajar HTML karena merupakan fondasi utama yang membuat web menjadi layanan paling bermanfaat di internet. Pokonya jenius. Penasaran apa alasannya? Silakan baca sendiri.
7.      Paragraf HTML, tutorial ini akan membahas lebih dalam tentang tag <p> yang kita gunakan untuk membuat paragraf rata kiri, dll.
8.      Mengubah Tampilan Teks HTML, membahas berbagai teknik untuk memanipulasi huruf teks, membuatnya lebih tebal, miring, mengubah ukuran, dll. Asik deh.
9.      List HTML, dalam tutorial HTML ini, kita akan mencoba membuat daftar atau list HTML. Contohnya? Ya seperti daftar isi yang lagi kamu baca ini. Kita akan belajar apa saja jenis list HTML yang ada.
10.  Ordered List HTML, tutorial HTML yang membahas cara membuat daftar atau list bernomor, seperti daftar isi ini.
11.  Unordered List HTML, yang ini akan membahas daftar tanpa nomor.
12.  Review Tutorial HTML, tutorial ini akan mereview semua materi HTML yang sudah kita pelajari tadi.
13.  Daftar Warna pada HTML, tutorial HTML tentang warna apa saja yang bisa kamu gunakan saat membuat dokumen HTML.
14.  Belajar Membuat Tabel HTML, well, tutorial HTML ini sangat banyak ditanyakan oleh pengunjung prothelon.com. Kamu akan sering memerlukan tabel ini pada saat desain web, membuat daftar, membuat perbandingan, dll.
15.  Belajar Tabel HTML Spanning, hmmm… tutorial HTML ini akan membahas lebih detil tentang tabel HTML terutama tentang bagaimana menggabungkan beberapa kolom atau baris.
16.  Mengatur Sel dalam Tabel Menggunakan Padding dan Spacing, nah dengan mempelajari tutorial HTML ini, kamu bisa mengatur jarak teks ke pinggir tabel, dan pengaturan sel lainnya.
17.  Belajar HTML 5, Yang ini tentu saja akan membahas teknologi atau versi terbaru dari HTML yaitu HTML 5.
18.  Belajar HTML tanpa Belajar PHP, tutorial ini akan menjawab pertanyaan yang sering dilontarkan pengunjung prothelon.com misalnya apakah bisa kita membuat website tanpa mempelajari PHP?
Mari kita jelaskan satu-persatu  Tutorial tersebut :
|Belajar HTML|
Belajar HTML merupakan proses pertama yang umumnya dilakukan oleh para web programer. Nah setelah selesai dengan belajar HTML, maka kamu akan memiliki kemampuan untuk membuat halaman web statis. Berikutnya kamu pasti pengen bisa bikin halaman web yang memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan pengunjung secara lebih intens. Waktu itulah kamu perlu mulai belajar PHP. Setelah belajar PHP maka kamu bisa melanjutkan dengan belajar MySQL untuk menambah kemampuan PHP kamu.
Saya bisa dengan singkat menjelaskan seperti ini.
HTML diperlukan terutama untuk membuat tampilan web, PHP untuk menambah kemampuan interaksi dengan pengunjung dan kemampuan menyimpan data akan disupport oleh MySQL. Lengkap sudah semuanya. Namun tentu saja web programming tidak hanya sebatas itu. Selain belajar HTML, PHP dan MySQL, tentu saja kamu dapat mempelajari juga bahasa script lain yang akan lebih memperindah tampilan web kamu dan mempermudah proses desain web kamu seperti CSS dan Javascript. Kamu juga mungkin akan perlu menambah ketrampilan kamu dalam membuat desain web dangan berbagai aplikasi pembuat web seperti Dreamweaver dan FrontPage serta belajar aplikasi pengolah gambar seperti Fireworks dan Adobe.
Tetapi untuk saat ini kita akan konsentrasi ke materi belajar HTML yang menjadi dasar semua pemrograman web.
Perlu saya sampaikan di sini bahwa meskipun kamu sudah  menguasai berbagai aplikasi yang mempermudah desain web, tetapi walau bagaimanapun pada akhirnya kamu tetap akan memerlukan kemampuan untuk melakukan pemrograman hands on alias manual untuk melakukan berbagai tuning dalam program kamu.
Oh ya, sebelum saya lupa, saya perlu sampaikan bahwa tutorial belajar HTML ini hanya salah satu dari puluhan tutorial lain tentang HTML yang ada di prothelon. Saran saya, silakan lihat dulu daftar tutorial HTML ini dan pelajari tutorial-tutorial tersebut secara berurutan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Siap? OK, kita akan mulai belajar HTML.
Pengenalan HTML
Apa yang dimaksud dengan file HTML?
-    HTML merupakan kependekan dari Hyper Text markup Language
-    Sebuah file HTML merupakan sebuah file teks yang berisi tag-tag markup
-    Tag markup memberitahukan browser bagaimana harus menampilkan sebuah halaman
-    File HTML harus memiliki ekstensi htm atau html
-    File HTML dapat dibuat menggunakan editor teks yang biasa kamu pakai.
Pengen Nyoba Bikin?
Mulailah dengan membuka Notepad (di Windows XP bagi yang belum pernah klik Start, Program, Accessories, Notepad).
Ketikkan teks berikut:
1
2
3
4
5
6
7
8
<html>
<head>
<title>Judul Halaman</title>
</head>
<body>
Ini halaman pertama saya. <b>Teks ini ditebalkan</b>
</body>
</html>
Simpan dengan nama “halamanku.htm” (jangan lupa tambahkan tanda kutip ganda pada nama filenya. Kalau lupa maka nama filenya akan menggunakan ekstensi default .txt sehingga menjadi halamanku.htm.txt).
Buka Browser kamu (misalnya internet explorer). Kilk File, Open, Browse dan pilih cari file halamanku.htm yang tadi kamu bikin. Klik OK, dan browser akan menampilkan halaman yang tadi kamu buat.
Gampang kan? Atau masih bingung? Ok, kita akan melihat penjelasan dari contoh di atas.
  • Setiap tag diapit oleh tanda lebih kecil dan lebih besar. Kamu bisa melihat bahwa tag pertama adalah <html>. Tag HTML pada umumnya selalu memiliki pasangan yang memiliki tag sama dengan sedikit tambahan tanda garis miring “/”, dan kamu bisa melihat pasangan tag <html> di akhir script yaitu </html>.
  • Tag <html> memberitahu browser bahwa inilah awal dari dokumen HTML. Tag pasangannya yaitu </html> menyatakan bahwa inilah akhir dari dokumen HTML.
  • Teks di antara <head> dan </head> adalah teks informasi header. Informasi header ini tidak ditampilkan pada jendela browser.
  • Teks di antara <title> adalah judul dokumen kamu. Judul ini akan ditampilkan di caption browser (lihat di bagian paling atas kanan dari browser kamu).
  • Teks di antara tag <body> adalah teks yang akan ditampilkan pada jendela browser kamu.
  • Dan terakhir, teks di antara <b> dan </b> akan ditampilkan dalam huruf tebal.
Nah, dengan penjelasan ini kamu mustinya udah mulai manggut-manggut dan merasa, ko ternyata belajar HTML gampang gini yah . Mudah-mudahan.
Sekarang kita akan lihat mengenai ekstensionnya. Sebagaimana sudah disampaikan di awal, kita bisa membuat file HTML dengan 2 ekstension yaitu .htm dan .html. Nah ekstension .htm ditujukan untuk operating sistem jaman dulu yang hanya mensupport ekstensi 3 huruf. Sedangkan ekstensi .html akan lebih aman digunakan jika OS dan aplikasinya support karena lebih jelas menunjukkan bahwa ini adalah file HTML.
|Elemen HTML|
Elemen HTML, apa tuh? Nah, dalam Belajar HTML yang lalu, kamu udah nyoba membuat halaman HTML pertama kamu dan mengerti cara bikinnya. Berikutnya kamu harus belajar elemen HTML dan cara menuliskannya. Kamu akan memerlukan definisi dasar ini dalam proses belajar HTML yang kamu lakukan sepanjang tutorial di sini. Berikut petunjuk pentingnya.
Ingat petunjuk penting ini:
Dokumen HTML adalah file teks yang terdiri dari elemen HTML. Nah, elemen HTML itu didefinisikan menggunakan apa yang disebut dengan tag HTML.
Ingat, elemen HTML didefinisikan dengan tag HTML. Apa yang dimaksud dengan tag HTML? Nah, berikut poin-poin yang akan membantu kamu mengingat dan memahami pengertian Tag HTML:
  • Tag HTML digunakan untuk menandai (mark-up) elemen HTML
  • Tag HTML berada di antara dua karakter penanda berikut < dan >
  • Karakter penanda itu disebut dengan tanda kurung siku
  • Tag HTML umumnya selalu berpasangan seperti <b> dan </b>
  • Tag pertama adalah tag pembuka, dan tag kedua adalah tag penutup
  • Teks di antara kedua tag tersebut disebut isi elemen
  • Tag HTML tidak bersifat case sensitif, <b> memiliki arti yang sama dengan <B>
Elemen HTML
Ingat contoh HTML di tutorial sebelumnya kan:
1
2
3
4
5
6
7
8
<html>
<head>
<title>Judul Halaman</title>
</head>
<body>
Ini halaman pertama saya. <b>Teks ini ditebalkan</b>
</body>
</html>
Ini adalah elemen HTML:
1
<b>Teks ini ditebalkan</b>
Berikut penjelasan tentang Elemen HTML tersebut:
  • Elemen HTML ini dimulai dengan tag pembuka: <b>
  • Isi dari elemen HTML adalah: Teks ini ditebalkan
  • Elemen HTML diakhiri dengan tag penutup: </b>
Fungsi tag <b> adalah untuk mendefinisikan sebuah elemen HTML yang harus ditampilkan dengan huruf tebal.
Nah, ini juga elemen HTML:
1
2
3
<body>
Ini adalah halaman pertama saya. <b>Teks ini ditebalkan</b>
</body>
Elemen HTML ini dimulai dengan tag pembuka <body>, dan berakhir dengan tag penutup </body>
Fungsi dari tag <body> adalah untuk mendefiniskkan elemen HTML yang berisi badan (isi) dari dokumen HTML.
Mengapa kita menggunakan tag dalam huruf kecil?
Kita sudah membahas sebelumnya bahwa tag HTML tidak case sensitif: <B> memiliki arti yang sama dengan <b>.  Kalau kamu lagi surfing web, kamu akan melihat bahwa banyak situs web menggunakan tag HTML dalam huruf besar dalam source codenya. Tapi dalam contoh di atas, kita menggunakan huruf kecil. Tahu kenapa?
Kalau kamu mengikuti standar web terbaru, kamu harus selalu menggunakan tag dalam huruf besar. World Wide Web Consortium (W3C) merekomendasikan penggunaan huruf kecil dalam rekomendasi HTML 4 mereka, dan XHTML (generasi berikutnya dari HTML) memerlukan tag dalam huruf kecil.
|Tag HTML|
Tag HTML yang paling penting adalah tag-tag HTML yang mendefinisikan judul, paragraf dan ganti baris. Agar lebih mudah memahami tutorial dasar HTML tentang tag ini, saya sarankan untuk membaca tutorial tentang elemen HTML ini terlebih dahulu.
Seperti umumnya bahasa pemrograman lainnya, maka cara terbaik untuk mempelajari tag HTML adalah dengan banyak berlatih. Latihan tentu saja memerlukan alat bantu. Nah, pada dasarnya kamu bisa bikin file HTML menggunakan notepad, tapi tentu saja banyak software untuk menulis dengan berbagai fasilitas yang akan memudahkan. Googling aja atau cari di download.com dengan kata kunci HTML Editor.
Judul
Judul didefinisikan dengan menggunakan tag HTML <h1> sampai >h6>. <h1> mendefinisikan huruf judul yang paling besar, dan <h6> yang terkecil. Untuk latihan coba kamu bikin file HTML berikut ini dan perhatikan hasilnya.
1
2
3
4
5
6
<h1>Ini Judul</h1>
<h2>Ini Judul</h2>
<h3>Ini Judul</h3>
<h4>Ini Judul</h4>
<h5>Ini Judul</h5>
<h6>Ini Judul</h6>
HTML secara otomatis akan menambahkan baris kosong sebelum dan sesudah judul.
Paragraf
Paragraf didefinisikan dengan menggunakan tag HTML <p>.
1
2
<p>Ini adalah sebuah paragraf</p>
<p>Ini paragraf lainnya</p>
Sama seperti judul, HTML secara otomatis akan menambahkan baris kosong sebelum dan sesudah paragraf.
Jangan lupa Tag HTML penutup
Kamu pastinya udah pernah ngeliat bahwa paragraf dapat ditulis tanpa tag HTML penutup </p> kayak gini:
1
2
<p>Ini adalah sebuah paragraf
<p>Ini paragraf lain
Contoh barusan dapat digunakan pada hampir semua jenis browser, tapi jangan ngandelin hal itu. Versi-versi HTML ke depan kayaknya ndak akan ngijinin kamu untuk melewatkan tag HTML penutup.
Menutup semua elemen HTML dengan tag HTML penutup adalah cara yang ampuh untuk menulis HTML yang kompatibel dengan semua browser dan pengembangan ke depan. Hal ini juga membuat kode kita lebih mudah dimengerti (baik dibaca maupun di browse).
Ganti Baris
Tag HTML <br> digunakan pada saat kamu pengen membuat baris baru, tapi belum ingin ganti paragraf. Tag HTML <br> akan membuatkan sebuah baris baru buat kamu dimanapun kamu letakkan tag itu.
<p>Ini <br> adalah sebuah pa<br>ragaraf dengan ganti baris </p>
Tag <br> adalah tag yang kosong. Nah, karena itu dia tidak punya tag HTML penutup seperti misalnya </br>, karena jadi ndak masuk akal. Ya tho?
<br> atau <br />
Kamu akan makin sering melihat penulisan tag HTML <br> dengan cara begini: <br />
Karena tag HTML <br> tidak memiliki tag penutup, maka tag tersebut melanggar salah satu aturan dasar dalam penulisan HTML ke depannya (XHTML yang berbasis XML), di mana semua elemen harus ditutup.
Menuliskan penggantian baris dengan cara <br/> ini menjamin bahwa file HTML kamu akan kompatibel dengan XML maupun cara penulisan HTML di masa datang.
Menuliskan Komentar dalam HTML
Tag komentar digunakan untuk menyisipkan sebuah komentar dalam kode sumber HTML. Sebuah komentas akan diabaikan oleh browser. Kamu bisa menggunakan komentar untuk menjelaskan kode yang kamu bikin, dan tentu saja hal ini akan membantu kamu saat kamu perlu melakukan perubahan pada kode kamu kapan-kapan.
1
<!-- Ini adalah sebuah komentar -->
Perhatikan bahwa kamu perlu menuliskan tanda seru setelah kurung buka, tetapi tidak sebelum kurung tutupnya.
Ingat hal-hal berikut!
  • Setiap tag HTML memiliki sebuah nama elemen (body, h1, p, br)
  • Tag pembuka adalah nama yang dilingkupi oleh tanda kurung siku: <h1>
  • Tag penutup adalah tanda garis miring dan nama yang dilingkupi oleh tanda kurung siku </h1>
  • Isi elemen berada di antara tag pembuka dan tag penutup
  • Beberapa elemen HTML tidak memiliki isi elemen
  • Beberapa elemen HTML tidak memiliki tag penutup
Beberapa Tips Yang Bermanfaat
Waktu kamu menulis teks HTML, maka kamu tidak akan pernah bisa yakin bagaimana teks itu ditampilkan oleh browser lain. Beberapa orang memiliki monitor yang lebih besar, dan yang lainnya. Teks akan diatur ulang setiap kali pengunjung mengubah ukuran windownya. Jangan pernah mencoba untuk membantuk teks yang memiliki baris kosong atau spasi dekat dengan teks itu.
HTML akan menghapus spasi dalam teks kamu. Berapa banyakpun kamu tuliskan spasi, tetap akan dihitung satu. Satu lagi, dalam HTML sebuah baris baru dihitung sebagai satu spasi.
Menggunakan paragraf kosong <p> untuk menyisipkan baris kosong adalah kebiasaan yang kurang baik. Gunakan tag <br> sebagai penggantinya. (tapi jangan juga gunakan tag <br> untuk membuat daftar. Tunggu sampai pelajaran tentang daftar dimulai ya).
HTML secara otomatis akan menambah baris kosong sebelum dan sesudah beberapa elemen, seperti sebelum dan sesudah paragraf dan judul.
Tag HTML Dasar
Masih ingat kan tentang pengertian  tag HTML? Nah, berikut adalah tag-tag HTML penting yang akan sangat sering kamu pakai. Dan kamu akan mempelajari masing-masing secara lebih detil terutama yang menyangkut atributnya.
Tag – Description
<html> – Mendefinsikan sebuah dokumen HTML
<body> – Mendefinisikan isi utama
<h1> to <h6> – Mendefinisikan judul 1 sampai 6
<p> – Mendefinisikan paragraf
<br> – Menyisipkan sebuah baris
<hr> – Mendefinisikan garis horisontal
<!–> – Bikin komentar